bisik

 

bisik

Goblok, pekok, bodoh, pikun, gak sensi, gak punya rasa, tolol, idiot, kemproh, pengkhianat, tukang ngracun, pendosa, tukang produksi dosa, lemot, lambreta, ra kalap, kenthir, edan, miring, sinting, anti sosial, egois, ndak punya perasaan, marah, misuh, mau bunuh diri, mau mati, mau bunuh orang, mau bakar rumah tetangga, gak punya malu, malu-malu-maluin, pecas ndahe, ra mudengan, mlarat, miskin, kesrakat, amoral, campuraduk gak bisa ngapa-ngapain lagi, untunglah nggak jadi mentri ato presiden.

Hanya bisikan doa yang bisa kuhantarkan mengiringi semua perjuanganmu, meski cinta atau apapun namanya yang tinggal menjadi balutan, semoga saja bisa membayarkan dan mengganti semua arti yang bisa kau datangkan pada diri nan lunta tanpa harap dan berkas lagi. Tanpa arsip hidup yang memang sudah terbengkelai memang apalah arti kehidupan namun hanya dengan itulah kubertahan, hingga berada di titik nol, terimakasih atas hadirmu. Ribuan kata tak bisa mengganti, mungkin hanya secercah perbuatan dan sebisik doa demi kebaikan masa depan yang lebih bercahaya dan bermakna.

Goblok, pekok, bodoh, pikun, gak sensi, gak punya rasa, tolol, idiot, kemproh, pengkhianat, tukang ngracun, pendosa, tukang produksi dosa, lemot, lambreta, ra kalap, kenthir, edan, miring, sinting, anti sosial, egois, ndak punya perasaan, marah, misuh, mau bunuh diri, mau mati, mau bunuh orang, mau bakar rumah tetangga, gak punya malu, malu-malu-maluin, pecas ndahe, ra mudengan, mlarat, miskin, kesrakat, amoral, campuraduk gak bisa ngapa-ngapain lagi, untunglah nggak jadi mentri ato presiden.

Bagaimanapun keberadaan-Nya tak pernah luput untuk memberi gebukan dan pagar penghalang yang kokoh hingga mungkin hanya inilah penyebab kehidupan hingga berusia sekian tahun. Tiada yang bisa menjaga meski semuanya sudah terbagi, meski dalam keadaan tak berakalpun tahukah kau, bahwa maaf.. tiada sedetikpun tanpa kehadiran yang selalu saja kutepiskan dengan sesuatu yang terlalu positip untuk dimaknai.

Lengking haru biru tak dinyana memang harus dijaga untuk selalu menjaga kewarasan nurani, bagaimana ketika sudah tak ada rasa tersebut, betapa kesedihan pun memiliki warna yang indah sekali, sangat menghujam tak terperi dan bagaimanapun ada keindahan dalam kesedihan, pantas orang yang sedih sulit untuk disembuhkan, mungkin karena keenakan.

Mungkin beginilah konten yang dilarang, namun bagaimanapun saat ini sudah kuhadirkan dirimu seutuhnya....

Goblok, pekok, bodoh, pikun, gak sensi, gak punya rasa, tolol, idiot, kemproh, pengkhianat, tukang ngracun, pendosa, tukang produksi dosa, lemot, lambreta, ra kalap, kenthir, edan, miring, sinting, anti sosial, egois, ndak punya perasaan, marah, misuh, mau bunuh diri, mau mati, mau bunuh orang, mau bakar rumah tetangga, gak punya malu, malu-malu-maluin, pecas ndahe, ra mudengan, mlarat, miskin, kesrakat, amoral, campuraduk gak bisa ngapa-ngapain lagi, untunglah nggak jadi mentri ato presiden.

Atas