minum gerbong

 
gerbong kereta
 

minum gerbong

Gerbong adalah sebuah kotak besar terbuat dari besi yang dapat diisi penumpang kalau dalam wikipedia disebutnya sebagai wagon kendaraan. Gerbong biasanya digunakan untuk istilah sepur atau kereta api yaitu wadah penumpang yang ditarik oleh lokomotif. Memiliki rem dan roda serta fasilitas-failitas untuk membuat penumpangnya nyaman, tergantung tiket kelas apa yang dibeli. Kelas yang berbeda seperti eksekutif, bisnis atau ekonomi memiliki pengaruh terhadap harga tiket yang dibeli. Gerbong satu dengan lainnya dalam sebuah iring-iringan bisa jadi berbeda kelas, fitur maupun penggunaannya karena juga ada gerbong restorasi, barang bahkan ada yang khusus untuk tidur.

Rombongan berbagai gerbong ditarik dengan lokomotif meski gerbong mandiri juga sepertinya ada karena memiliki mesin dan sopir sendiri yang biasanya disebut dengan masinis, bukan mas sinis atau masin is, karena memiliki arti yang berbeda. Kereta api dengan gerbong-gerbongnya adalah moda transportasi darat yang cukup digemari. Terbukti saat ini sangat sulit membeli tiket kereta api secara go show karena sudah sangat larisnya. Hampir serupa dengan ketersediaan tiket moda transportasi udara maupun laut. Sebuah cerminan bahwa masyarakat sekarang adalah komunitas yang sibuk, memiliki mobilitas tinggi, memiliki projek yang banyak dan entah apa lagi artinya. Meski orang-orang yang menganggur dan tidak ke mana-mana tentu jumlahnya ribuan kali lipat. Apalagi yang tidak mampu beli tiket, pastilah jutaan kali lipat.

Gerbong Politik

Beda lagi jika gerbong dikaitkan dengan persaingan, baik itu persaingan ekonomi, prestasi olahraga ataupun kontestasi politik, untuk pemilihan kepala daerah misalnya. Terlebih untuk kontestasi pemilihan Presiden. Dalam kontestasi Pemilihan Presiden saat sekarang yang kita dapatkan kabar beritanya adalah Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden untuk Pilpres 2019 adalah Joko Widodo - Makruf Amin VS Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Kedua kubu capres ini memiliki banyak gerbong pendukung yang kita ketahui bersama gerbong tersebut adalah Partai Politik pendukung. Gerbong-gerbong pendukung tentusaja tidak hanya dari partai politik namun juga dari organisasi masyarakat, organisasi biasa, komunitas hingga relawan selain satu gerbong besar yang kerap disebut sebagai Tim Sukses.

Gerbong politik yang muncul dalam kontestasi politik nantinya akan membuka sebuah ruang yang dipenuhi iklim persaingan yang kadang dikenal sebagai konstelasi politik, konstelasi politik sudah mewarnai drama-drama yang kita saksikan beberapa saat lalu yaitu tentang Cawapres. Dapat kita baca dan pahami bahwa figur cawapres ketika sukses menjadi Wakil Presiden pun memiliki kekuasaan dan anggaran tersendiri yang tentu saja arahnya untuk pembangunan :-)).

Nah Gerbong Politik yang terwadahi dalam satu lokomotif koalisi bisa juga tercerai berai atau berjalan sendiri-sendiri karena memiliki otonomi sendiri-sendiri, bisa jadi menjadi kereta sendiri yang saling bergerak sendiri bahkan berbenturan satu dengan lainnya ketika terjadi perebutan sumber daya. Rebutan setrum kata dalam bahasa daerah di Jawa. Maksudnya rebutan energi listrik untuk kepentingan penumpang gerbong tersebut. Bukan hanya listrik, bisa jadi air, makanan, minuman atau yang lain sesuai dengan kebutuhan penumpang dalam gerbong tersebut.

Stasiun Kereta

Stasiun Kereta Api bagaikan kelengkapan perjalanan moda transportasi kereta yang paling penting. Selain Rel Kereta, Stasiun kereta api adalah tempat naik turunnya penumpang bahkan trayek sebuah kereta sebagai tempat mulai maupun finishnya. Sebagaimana kepentingan dan projek, stasiun adalah titik penting sebagai waktu start, pemberhentian sementara hingga akhir perjalanan kereta. Dengan kata lain anda membeli tiket untuk perjalanan dari titik stasiun A hingga stasiun tujuan. Sangat linier dan memiliki hirarki yang pasti, tujuan pasti dan kepastian-kepastian rencana perjalanan yang harus ditepati. Sebab pengguna rel kereta maupun gerbong kereta sangat mengharapkan sebuah ketepatan waktu dan kepastian perjalanan sebagai jaminan kepuasan dan kenyamanan penumpang kereta api.

Begitupun gerbong-gerbong koalisi dan gerbong-gerbong asosiasi kepentingan, memiliki tujuan, kepastian dan harapan yang akan memuaskan para penumpangnya. Tentu dalam sudut pandang, gerak dan kata demi kata yang sangat berbeda.

Atas