Blackout

 

Blackout

Bahwa kemudian pada detik itu aku kehilangan harga diri, bahkan jiwa yang sakit inipun melayang hilang di angkasa raya, tak pernah bisa kukejar bahkan untuk mengharapkannya datang kembali, telah hilang musnah lepas dari badan ragaku. Kini aku adalah siapa, apa, yang bahkan diripun tak  mengenali maupun menghormatinya lagi.

Dia, diriku telah hilang, jiwa yang selama ini membakar semangat dan segala rasa percaya itu musnah karena memang takdir mungkin yang telah mengajaknya untuk pergi jauh, meninggalkanku dalam keadaan penuh rasa malu dan tidak punya apa-apa lagi, kosong melompong hampa tanpa daya, seakan tulang belulang inipun bagaikan kapas yang sudah remuk tak mampu menahan berat tubuh bahkan untuk membuatnya mencoba berdiri apalagi berjalan menyusuri kehidupan di depan mata yang semakin gelap dengan cahaya yang sudah tidak pernah lagi akan datang.

Kesalahan yang sangat fatal itu tak bisa kumaafkan sendiri, bahwa pernyataan itu adalah dari hati yang terdalam hanya menghantam sebuah lobang hitam raksasa dan hilang ditelan ruang tanpa batas tanpa pernah ada kejelasan lagi. Bahkan remote sensing yang terpasang pun tak pernah lagi mengabarkan berita sampai dimana, karam dimana, oh... dia hanya lepas, lepas, lepas dan hilang ditelan kegelapan tersebut, tanpa pernah kembali, sangat celaka sebab segala senyum dan ramah tamah dalam diri inipun telah kumuatkan kepadanya.

Tiada lagi dapat kurasakan mendung, hujan, duka, tawa, gembira bahkan tangis, semuanya sudah hampa tertelan kegelapan. Aku sekarang telah menjadi mayat hidup yang berjalan mengarungi kehidupan tanpa nurani, rasa dan prasangka, semuanya sudah teredam dalam satu kehampaan tanpa jiwa, seonggok daging bernyawa tanpa jiwa yang akan menjelajah dunia tanpa makna, dimana hanya kehampaan meliputi.

Menangisi kepergiannya pun tiap malam tak akan pernah ada guna, namun mengapa harus kulakukan tanpa pernah mengetahui dan jaminan kembalinya jiwa meski dalam keikhlasan, ataukah sebuah festival untuk memperingatinya setiap hari dimana diri ini pernah memiliki sebuah jiwa dan semangat untuk hidup yang penuh cahaya, penuh rasa dan ....

Tags: 
Atas