Sudah bisa dipastikan jika yang hadir memeriahkan Bekasi Bersih Partisipasi Blogger adalah para pecandu, aktifis dan pekerja blog, karena ada juga yang menyebutnya dengan nara blog, cilaka kalo yang model kopi paste mungkinkah bisa juga disebut nara, entahlah nggak ada urusan dengan hal begitu. Terpenting adalah persaudaraan antar blogger, tanpa harus membedakan domain, hosting, jenis cms atau mesin yang digunakan, suku, ras, agama, antar golongan, jenis kelamin, bahkan kepercayaan, ideologi ataupun kelas sosial. Agak utopis memang namun begitulah adanya, betapa sangat indahnya berutopia.
Membayangkan dan beutopia di Jababeka Bekasi memang bisa kemana-mana, dengan lokasi yang dirancang serba longgar. Meski bersih, namun jadinya kalo mau mencari sesuatu agak jauh jadinya. Melihat perkotaan kecil Jababeka Bekasi memang sangat berlainan dengan wilayah lain, seperti berada bukan di Indonesia. Maklum rancangan kota seperti itu bukan tidak mungkin adalah mencontoh dari kota-kota di luar negeri. Dengan jarak yang berjauhan satu sama lain tidak terbayangkan juga masyarakat apa yang akan terbentuk, selain harga yang akan selalu menanjak, karena kemana-mana pastinya harus berkendaraan demi efektifitas dan efisiensi waktu dan tenaga.