Antok Suryaden

 

Antok Suryaden

Antok Suryaden, saya sendiri, menulis blog sejak beberapa saat yang lampau. Blog adalah blog, catatan pemikiran, pengalaman, maupun barangkali sesuatu yang sangat absurd. Menulis adalah sebuah karya pada satu sisi, namun di sisi lainnya adalah pencatan dan pendokumentasian, tidak lepas dari proses belajar. Jadi satu tulisan di masa lampau jika saat ini dalam pemikiran sudah berubah atau menemukan sesuatu hal yang berlainan. Maka sebagai mahluk yang dinamis hal tersebut adalah wajar, karena penemuan menemukan proses, entah itu menemukan kebenaran ataupun menemukan kesalahan.

Menulis di Blog yang merupakan milik sendiri atau pribadi, terkadang bersinggungan dengan pendapat orang lain. Hal tersebut adalah hal biasa dalam kehidupan, bahkan dengan orang terdekat kita sendiripun hal perbedaan pemikiran, pendapat maupun temuan adalah hal sangat wajar yang bisa diselesaikan jika ada kemauan atau perlu, namun jika tidak ada pengaruhnya apa-apa, untuk apa harus repot-repot menyelesaikannya. Semua perbedaan adalah khasanah keluasan dunia pikir dan kekayaan aset alam pikiran yang tidak ternilai harganya.

Blog Suryaden yang juga nama sebuah tempat di Yogyakarta, adalah jelas nama yang bukan sebenarnya, karena asal di comot, tidak ada maksud lain kecuali mengingatkan bahwa ada sebuah nama dan tempat di belahan bumi ini di Jogja dengan nama Suryaden itupun karena blog dan situs online ini bersifat pribadi maka keberadaannya pun semampu yang mengelolanya, dia tidak akan abadi atau ada sepanjang masa. Pada suatu saat akan tutup dengan sendirinya, dengan berbagai alasan.

Memang begitulah adanya, informasi maupun tulisan yang ada dalam blog ini hanyalah pendapat, pemikiran dan temuan penulisnya, tanpa embel-embel apapun, maupun untuk apa. Jika kemudian para pembaca menemukan manfaat atau sesuatu yang baru, penulis akan sangat suka dan berterimakasih karena sudah berkunjung, membaca, meskipun pembaca kadang akan merasa terteror atau terusik pada pengalaman dan referensi yang berbeda. Untuk itu Suryaden memohon maaf dan permakluman yang seluas laut samudera.

Tentusaja, apa yang ada dan dituliskan bukan bermaksud sebagai surat terbuka.

Antok Suryaden #mdrcct